Perbandingan Pengembangan Sistem Informasi Secara Outsourcing dan Insourcing pada Suatu Perusahaan

Perbandingan Pengembangan Sistem Informasi Secara Outsourcing dan Insourcing pada Suatu Perusahaan

 

Tugas Akhir Triwulan 1 Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen

 

Dosen Pengampu :

Dr. Ir. Arif Imam Suroso, M.Sc

Disusun Oleh :

Fitriana Purnamasari

[P056132762.49E]

Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis

Institut Pertanian Bogor

Januari 2014

=============================================================================================

DAFTAR ISI

 

DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………………  1

BAB I.     PENDAHULUAN ……………………………………………………………………………  2

I.1.    Latar Belakang………………………………………………………………………. 2

I.2.    Tujuan…………………………………………………………………………………. 3

BAB II.  TINJAUAN PUSTAKA……………………………………………………………………… 4

II.1.   Sistem Informasi Manajemen………………………………………………….. 4

II.2.   Implementasi Sistem Informasi dalam Bisnis…………………………….. 5

II.3.   Definisi Outsourcing dan Insourcing……………………………………….. 7

BAB III.  PEMBAHASAN………………………………………………………………………………. 9

III.1. Implementasi Outsourcing……………………………………………………… 9

III.2. Implementasi Insourcing……………………………………………………….. 14

BAB IV.  KESIMPULAN………………………………………………………………………………… 18

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………………………… 19

 

=============================================================================================

BAB I

PENDAHULUAN

 

I.1.      LATAR BELAKANG

Pemanfaatan teknologi informasi manjadi suatu keharusan yang tidak dapat dihindari oleh setiap perusahaan yang ingin menempatkan dirinya pada posisi paling depan dalam suatu industri. Persaingan bisnis yang semakin ketat pada era globalisasi saat ini dilatarbelakangi oleh kemajuan teknologi khususnya pada bidang IT, sehingga harus didukung dengan penerapan sistem informasi yang lebih baik. Sistem informasi yang lebih baik adalah suatu sistem terpadu atau kombinasi teratur dari seluruh elemen yang ada, baik individu, hardware, software maupun jaringaan komunikasi, untuk meyediakan informasi yang berguna dalam mendukung kegiatan operasional dan fungsi pengambilan keputusan dari sebuah organisasi. Sistem informasi dapat membantu segala jenis bisnis dalam meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses bisnis yang dijalankan, pengambilan keputusan manjerial, kerjasama kelompok kerja hingga dapat memperkuat posisi kompetitif perusahaan dalam pasar yang dinamis. Sehingga sistem informasi menjadi salah satu bahan yang dibutuhkan untuk keberhasilan bisnis dilingkungan global yang dinamis saat ini.

Permasalahan dan tantangan yang akan selalu dihadapi oleh perusahaan dalam pengembangan sebuah sistem informasi terletak pada suatu pertanyaan yaitu siapa atau pihak mana yang akan melaksanakan proses pengembangan tersebut? Keputusan untuk menyerahkan pengembangan sistem informasi harus didasarkan pada sumberdaya modal perusahan, kemampuan sumber daya manusia, teknologi perusahaan yang memadai dan kebutuhan operasional perusahaan.

Apabila perusahaan belum sanggup melakukan pengembangan sistem informasinya sendiri, maka perusahaan dapat membeli paket sistem informasi yang sudah jadi atau juga dapat berupa permintaan terhadap pihak ketiga untuk melaksanakan proses pengembangan sistem informasi termasuk pelaksanaan sistem informasi tersebut. Pihak perusahaan menyerahkan tugas pengembangan dan pelaksanaan serta perawatan sistem informasi kepada pihak ketiga (outsourcing). Dengan cara lain, perusahaan juga bisa merancang atau membuat sendiri sistem informasi yang dibutuhkan dan menentukan pelaksana sistem informasi tersebut (insourcing).

Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam insourcing ini adalah : terbatasnya pelaksana sistem informasi, kemampuan dan penguasaan pelaksana sistem informasi, beban kerja pelaksana sistem informasi, serta kemungkinan masalah yang timbul dengan adanya kinerja pelaksana sistem informasi tersebut.

Pemilihan alternatif pengembangan sistem informasi perusahaan yang tepat akan mendatangkan keuntugan bagi perusahaan dan sebaliknya kesalahan pemilihan alternatif akan menyebabkan investasi yang telah dilakukan perusahaan akan menjadi sia-sia. Dalam pemilihannya perusahaan dapat melihat sisi keuntungan dan kerugian dari kedua alternatif pelaku pengembangan sistem informasi tersebut. Pada bagian pembahasan paper ini akan di uraikan lebih lanjut mengenai keuntungan dan kelemahan dari pengembangan sistem informasi menggunakan outsourcing dan insourcing.

 

I.2.      TUJUAN

Adapun tujuan dilakukannya penulisan paper ini adalah selain sebagai salah satu tugas Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen, juga dilakukan untuk :

  1. Mengidentifikasi keterkaitan antara pengelolaan sistem informasi dengan proses bisnis perusahaan.
  2. Mengetahui perbedaan antara pengembangan sistem informasi perusahaan menggunakan outsourcing dan insourcing.
  3. Mengetahui kelebihan dan kekurangan dari pengembangan sistem informasi secara outsourcing dibandingkan dengan cara insourcing.

 

Selengkapnya di : [Fitriana Purnamasari_P056132762.49E] Perbandingan Pengembangan SIM Secara Outsourcing & Insourcing


Posted in Sistem Informasi Manajemen (SIM), Tugas Individu by with comments disabled.
Skip to toolbar