ACADEMIC PAPER ANALYSIS – “A STRUCTURAL MODEL OF FASHION-ORIENTED IMPULSE BUYING BEHAVIOR”

ACADEMIC PAPER ANALYSIS

A STRUCTURAL MODEL OF FASHION-ORIENTED IMPULSE BUYING BEHAVIOR

Eun Joo Park, Eun Young Kim and Judith Cardona Forney

 

Tugas Mata Kuliah Manajemen Pemasaran

 

Dosen Pengampu :

Dr. Ir. Kirbrandoko, MSM

Disusun Oleh :

Kelompok 5 – E49

A.M HERI SAKTIYANTO – [P056132632.49E]

FEBRIANTO ARIF WIBOWO – [P056132742.49E]

FITRIANA PURNAMASARI – [P056132762.49E]

HARYA BUNTALA KOOSTANTO – [P056132772.49E]

HUSNUL INSAN – [P056132782.49E]

SAFITRI LARASATI – [P056132922.49E]

YOGI SYAMRIADI – [P056132972.49E]

Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis

Institut Pertanian Bogor

Februari 2014

=============================================================================================

SUMMARY REVIEW

LATAR BELAKANG

Pengetahuan tentang pelanggan merupakan kunci dalam merencanakan suatu strategi pemasaran suatu perusahaan, tidak terkecuali pada bisnis ritel. Pelanggan dapat menjadi aset perusahaan yang paling berharga, sehingga perusahaan perlu untuk menciptakan sekaligus menjaga ekuitas tersebut. Perusahaan membutuhkan informasi pelanggan yang efektif dari dalam ruang toko dan mengembangkannya menjadi stimulus terhadap perilaku pembelian produk secara umum. Pengecer membutuhkan informasi tersebut untuk menentukan efisiensi penggunaan sumberdaya yang dirancang dalam menambah penjualan dan sebagai salah satu strategi bersaing terhadap pesaing.

Ketatnya persaingan menurut Berman dan Evans (2001:24) terjadi karena sifat usaha ritel yang sangat sulit untuk melakukan diferensiasi dan entry barrier (hambatan masuk) dalam usaha ritel sangatlah rendah. Kompetisi pengusaha ritel tidak lagi terjadi antar format ritel yang sama namun terjadi antar format ritel yang berbeda. Sebagai contoh supermarket bukan saja harus bersaing dengan supermarket lain, tetapi bersaing juga dengan hypermarket, department store, super store, maupun toko kulakan. Teridentifikasi dengan jelas bahwa peluang maupun persaingan usaha ritel sangat terbuka. Keputusan pembelian konsumen terutama keputusan yang bersifat impulse buying dapat didasari oleh faktor individu konsumen yang cenderung berperilaku afektif. Perilaku ini kemudian membuat pelanggan memiliki pengalaman dalam berbelanja.

Model penelitian yang dilakukan oleh Park, Kim dan Forney (2005) bertujuan untuk melihat intensitas konsumen dalam pembelian secara impulsif terhadap produk fashion. Model ini memperlihatkan hubungan antara empat variabel dalam hal fashion. Ke-empat variabel tersebut adalah fashion involvement, positive emotion, hedonic consumption tendency, dan fashion-oriented impulsive buying. Dalam hal ini, fashion involvement mempengaruhi positive emotion, hedonic consumption tendency, dan fashion-oriented impulsive buying. Selanjutnya positive emotion mempengaruhi fashion-oriented impulsive buying, dimana positive emotion dipengaruhi oleh hedonic consumption tendency yang juga mempengaruhi fashion-oriented impulsive buying.

Berikut ini adalah model penelitian pada jurnal yang dilakukan oleh peneliti :

Gambar 1. Model Penelitian

Sumber: Park, Eun Joo., Kim, Young Eun., & Forney, Judith Cardona. (2006). “A Structural Model of Fashion-Oriented Impulsive Buying Behavior”, Journal of Fashion Marketing and Management, vol 10, 4.

Selengkapnya di : [MP_E49_Kelompok 5] Paper Analysis – A Structural Model of Fashion-Oriented Impulse Buying Behavior


Posted in Manajemen Pemasaran, Tugas Kelompok by with comments disabled.
Skip to toolbar